(28.M) Energi dan Daya Listrik



ENERGI DAN DAYA LISTRIK

Energi Listrik
Energi listrik adalah energi yang ditimbulkan oleh muatan (Q) yang mengalir karena adanya beda potensial (V) pada konduktor. Energi listrik berasal dari sumber tegangan, seperti pembangkit listrik (PLTA, PLTD, PLTU, baterai dan aki). Energi listrik dapat diubah menjadi energi lainnya, misalnya pada setrika listrik energi listrik diubah menjadi energi panas atau juga pada lampu tidur, energi listrik diubah menjadi energi cahaya. Energy listrik dapat dicari melalui persamaan:
W = V.I.t
W = I2.R.t
W = V2.t/R
W = P.t


Hubungan Energi Listrik dengan Kalor
Q = m.c. (t2 - t1
sesuai dengan hukum kekekalan energi maka berlaku persamaan :
W = QI.R.I.t = m.c.(t2 - t1)












Daya Listrik
Daya dapat didefinisikan sebagai banyak energi setiap satuan waktu. Sedangkan, daya listrik adalah energi yang diperlukan untuk mengalirkan arus listrik dalam penghantar tiap detik. Untuk mengetahui daya listrik dapat menggunakan persamaan:
P = V.I
P = W/t
P = I2.R
P = V2/R







 Pengertian data yang tertulis pada peralatan listrik
Misalnya pada peralatan tertulis spesifikasi “100 watt ~ 220 volt” ini berarti bahwa daya listrik yang digunakan oleh alat tersebut tepat 100 watt jika tegangan yang diberikan pada alat itu tepat 220 volt.
Pada umumnya, hambatan peralatan listrik dianggap konstan. Sehingga, penggunaan dayanya sebanding dengan kuadrat tegangan sesuai dengan hubungan :
P2 / P1 = (V2/V1)2
Keterangan :
P2 = Daya yang sesungguhnya yang digunakan oleh peralatan (watt)
P1 = Daya yang tertulis pada alat (watt)
V2 = Tegangan sesungguhnya yang digunakan oleh peralatan (volt)
V1 = Tegangan yang tertulis pada alat (volt)













Contoh soal:

1.      Keluarga Pak Niko menggunakan listrik PLN sebesar 500 W dengan tegangan 110 V. jika untuk penerangan digunakan lampu 100 W, 220 V, maka tentukanlah :
a. besar hambatan setiap lampu
b. daya yang dipakai oleh setiap lampu setelah dipasang pada tegangan 110 V
c. jumlah maksimum lampu yang dapat dipasang
Penyelesaian :
diketahui : Ptotal = 500 W, V1 = 220 Volt, V2 = 110 volt, P1 = 100 W
ditanya :
a. hambatan setiap lampu
P =  V2 / R


R =  (220 V)2  / (100 W)



R = 484 ohm
Hambatan setiap lampu konstan.
b. daya yang dipakai oleh setiap lampu
P2 = (V2/V1)2 x P1
P2 = (110 volt/220 volt)2 x 100 W
P2 = (1/4) x 100
P2 = 25 watt.
c. jumlah maksimum lampu yang dapat dipasang (n) adalah
n = data total daya setiap lampu
n = Ptotal/P2
n = 500 W/ 25 W
n = 20
jadi, jumlah maksimum lampu yang dapat dipasang adalan 20 lampu.

2.      Sebuah pemanas air berisi air memiliki daya listrik sebesar 100 watt. Air tersebut memiliki massa sebesar 0,5 kg. Dan kenaikan suhunya sebesar 60o C. Berapa waktu yang diperlukan untuk menaikkan suhu air tersebut?
Diket :
P = 100 watt
            m = 0,5 kg
            T   = 60o
            Cair = 4200 J/kgoC
            Dit : t ?
            Jawab :
            W = Q
            P.t = m.c.T 
100.t = 0.5.4200.60

t = 1260 s
Jadi, waktu yang diperlukan untuk membuat suhu air itu naik sebesar 60oC adalah 1260 detik.

3.      Sebuah pemanas air memiliki hambatan sebesar 150 Ω , dipasang pada tegangan 30 Volt. Hitunglah daya pemanas air tersebut!
Diket :
R = 150 Ω
V = 30 V
Dit : P
Jawab : P = V2/ R
            = 302/150
            = 9000/150
            P = 60 watt

4.      Sebuah solder listrik tertulis memiliki daya 50 watt bila digunakan pada listrik 220 volt. Seorang anak itu hendak menggunakan solder itu pada sumber tegangan listrik 110 volt. Jelaskan apa yang terjadi!
Diket :
P1 = 50 watt
V1 = 220 volt
V2 = 110 volt
Dit :P2?
Jawab :
P2 / P1 = (V2/V1)2
P2/50 = 1102 / 2202
P2 = 0,25 x 50= 12,5 watt
Jadi, dayanya menurun ketika alat tersebut dipakai menjadi 12,5 watt.

5.      Alat pemanas listrik dengan hambatan 30Ω dipakai dengan tegangan 240V. Bila alat tersebut memanaskan air 10 kg bersuhu 30oC menjadi 70oC. Berapa waktu yang dibutuhkan?
Diket            : R = 30Ω, V = 240V, m = 10 kg, ΔT = 40oC, massa jenis air = 1000 kg/m3, kalor jenis air = 4200 J/kg oC
Ditanya        : t
Jawab           : W = Q
V2 · t / R = m · c · ΔT
2402 · t / 30 = 10 · 4200 · 40
1.920 · t = 1.680.000
t = 1.680.000 / 1.920 = 875s



Komentar